SELAMAT DATANG DI BLOG PEMERINTAHAN DESA PANTAI MEKAR KECAMATAN MUARAGEMBONG KABUPATEN BEKASI PROVINSI JAWA BARAT

Jumat, 25 Januari 2013

DESA PANTAI MEKAR



SEKILAS DESA PANTAI MEKAR
 
Gambar 1 : Peta Wilayah Kecamatan Muaragembong Kab. Bekasi
Desa Pantai Mekar terletak di ujung Utara Kabupaten Bekasi dan masih dalam wilayah Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat. Kecamatan Muara Gembong berjarak sekitar 64 km dari Ibukota Kabupaten Bekasi, sedangkan jarak dari Ibukota Propinsi Jawa Barat sekitar 225 km. Dilihat dari segi geografis, Kecamatan Muara Gembong terletak pada posisi 1070 10” BT dan 60 11” LS.

Kecamatan Muara Gembong merupakan wilayah administratif Kabupaten Bekasi dengan batas-batas sebagai berikut:

ü  Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Jawa; 
ü  Sebelah Selatan dengan Kecamatan Cabangbungin; 
ü  Sbelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Babelan;
ü  Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Karawang.

   Gambar 2 : Peta Wilayah Kecamatan Muaragembong Kab. Bekasi

Kecamatan Muara Gembong yang berada sangat jauh dari hiruk pikuk kota Bekasi sendiri dikelilingi oleh lahan perairan laut Jawa yang luas dan terhimpit di antara Jakarta Utara dengan Kabupaten Karawang. Kecamatan ini terletak 64 km dari pusat Kota Bekasi. Tak kurang dari empat jam diperlukan untuk menempuh perjalanan dari kota Jakarta dan sekitar dua setengah jam dari Kota Bekasi. Sebagian besar penduduk Muara Gembong bermata pencaharian sebagai nelayan, menangkap ikan, kepiting dan juga udang untuk dijual ke Jakarta khususnya ke daerah Cilincing, Ancol, dan Muara Angke.
 
 Gambar 3 : Peta Wilayah Desa Pantai Mekar Kec. Muaragembong-Bekasi

Wilayah Kecamatan Muaragembong yang kaya dengan potensi pengembangan budidaya perikanan pantai (Bandeng, Udang, Kerapu, Lobster, Kepiting, dll). Desa Pantai Mekar yang dijadikan pusat kota dan Pemerintahan Kecamatan Muaragembong menyimpan pesona pariwisata pantai dan sumber daya alam yang masih melimpah.

Kendala Insfrastruktur Jalan dan Kekurangan air bersih merupakan masalah klasik yang telah lama dihadapi oleh warga di wilayah kecamatan muaragembong termasuk Desa pantai Mekar dan lima desa lainnya. Hal ini telah diupayakan solusinya oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi dengan memberikan bantuan air bersih namun tetap saja tidak mampu memenuhi hajat hidup penduduk yang rata-rata hidup di bawah garis kemiskinan.

 
Darman (36) Kepala Desa Pantai Mekar, mengungkapkan "Mata pencaharian penduduk Desa Pantai Mekar secara umum adalah Perikanan, tani tambak, pembudidaya, bertani dan nelayan. Pada musim hujan saja para petani menanam padi sedangkan musim kemarau mereka harus cari usaha lain atau berkebun. Sementara para nelayan di musim hujan (musim barat red.) mereka tidak melaut atau mencari ikan, mereka hanya bekerja dimusim kemarau saja. Mata pencaharian penduduk Kecamatan Muaragembong masih bergantung dengan alam, dan alam adakalanya bisa bersahabat bisa juga menjadi halangan bahkan musibah bagi masyarakat. Contohnya Air Rabb (pasang laut) rumah-rumah penduduk disekitar pantai akan terendam dan melumpuhkan kegiatan mereka, tambak-tambak perikanan dan budidaya pun menjadi sasaran mengakibatkan gagal panen ditambah hampir setiap musim penghujan tiba masyarakat muaragembong selalu kebanjiran dari Sungai Citarum air bah (buangan) waduk Jatiuhur Purwakarta. Upaya-upaya pengangulangan hal ini baik dari Pemda, Provinsi, Balai Besar Wilayah Sunga Citarum (BBWSC) sampai Pemerintahan Pusat bekerja sama dengan pihak kontraktor PT. Wijaya Karya (WIKA) sedang dalam proses pekerjaan Rehabilitasi Sungai Citarum.

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More